*** Follow Instagram Farhiyatrans untuk update foto terkini *** Pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat, booking paling lambat 2 hari sebelum keberangkatan *** Pengiriman sepeda motor, booking paling lambat sehari sebelum keberangkatan *** Menerima pengiriman kendaraan baru (belum ada NoPol/plat/STNK) *** Menerima pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat dari Balikpapan ke Surabaya, Makassar ke Surabaya, Banjarmasin ke Surabaya, Maumere ke Surabaya *** Kirim lebih dari satu kendaraan, ada potongan harga *** Kirim barang lebih dari satu ton, ada potongan harga *** Kirim barang dengan FCL harga nego ***

Sabtu, 09 Mei 2015

3 Hal Menyebalkan yang Kerap Dijumpai di Parkiran Mobil

Ulah tersebut membuat situasi pelataran parkir menjadi tidak teratur.


Memarkir mobil di pusat perbelanjaan atau gedung bertingkat tak selamanya tertib seperti yang dibayangkan. Terkadang, kita menjumpai perilaku pemilik mobil yang sembrono.
Ulah pemilik mobil seperti itu membuat situasi pelataran parkir menjadi tidak teratur. Tak hanya itu, akibat ulah tersebut bisa saja merugikan pengguna parkir.

Berikut ini 3 hal menyebalkan saat memarkir mobil



1. Parkir tidak sesuai garis

Perilaku sembrono di pelataran parkir yang sering dijumpai adalah parkir melebihi garis atau tidak sesuai garis.  Pengelola parkir merancang jarak di antara garis pelataran parkir memiliki ruang yang memadai untuk parkir mobil penumpang berukuran kecil.

Perilaku seperti ini tentunya merugikan pengguna parkir lainnya karena ruang yang seharusnya dapat dimuati mobil lain menjadi tidak cukup. Tak hanya itu, mobil yang parkir tidak sesuai garis membuat kondisi pelataran parkir menjadi tidak teratur.



2. Parkir miring

Kondisi menyebalkan selanjutnya yang kerap dijumpai saat memarkir mobil adalah parkir dengan posisi miring. Sama seperti kasus sebelumnya, mobil yang terparkir miring membuat pengguna lain tidak dapat memanfaatkan ruang yang ada di sampingnya.

Tak hanya itu, mobil yang diparkir miring dikhawatirkan dapat membuat lecet mobil di sampingnya saat mobil tersebut beranjak meninggalkan lokasi parkir. Hal ini pastinya tak hanya merugikan pemilik mobil lain tetapi juga si pemilik mobil yang terparkir miring.



3. Memasang rem tangan saat parkir paralel

Saat kondisi pelataran parkir penuh, petugas parkir akan mengarahkan pengemudi untuk parkir paralel menghalangi mobil lain. Memarkir mobil dengan kondisi seperti ini pastinya tidak dianjurkan untuk memasang rem tangan.

Hal ini bertujuan agar petugas parkir mudah menggeser ketika ada mobil lain yang akan keluar parkir. Namun demikian, masih ada saja pemilik mobil baik sadar atau tidak sadar memasang rem tangan.

Akibatnya, mobil pun tidak dapat digeser oleh petugas parkir. Tak hanya itu, pengguna parkir lainnya juga menjadi kesulitan saat ingin keluar dari pelataran parkir karena terhalang.

Kirim Kendaraan