*** Follow Instagram Farhiyatrans untuk update foto terkini *** Pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat, booking paling lambat 2 hari sebelum keberangkatan *** Pengiriman sepeda motor, booking paling lambat sehari sebelum keberangkatan *** Menerima pengiriman kendaraan baru (belum ada NoPol/plat/STNK) *** Menerima pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat dari Balikpapan ke Surabaya, Makassar ke Surabaya, Banjarmasin ke Surabaya, Maumere ke Surabaya *** Kirim lebih dari satu kendaraan, ada potongan harga *** Kirim barang lebih dari satu ton, ada potongan harga *** Kirim barang dengan FCL harga nego ***

Rabu, 13 Mei 2015

Makin Lambat Nyetir Mobil Belum Tentu Hemat BBM

Makin Lambat Nyetir Mobil Belum Tentu Hemat BBM

Banyak orang yang salah kaprah saat mengemudikan mobil dengan cara irit. Salah kaprahnya adalah, mengemudikan mobil dengan pelan dapat menghemat bahan bakar minyak (BBM).

Menurut Product Planning Expert PT Mazda Motor Indonesia (MMI) Bonar Pakpahan, jika mengemudikan mobil dengan kecepatan 20-30 km/jam itu akan irit BBM ternyata tidak benar. Justru dengan kecepatan tersebut ada beban lebih yang harus diterima.

"Menurut data dan pengetahuan umum, kecepatan ideal untuk irit BBM itu stabil di antara 60-80 km/jam dengan catatan di kondisi jalan tertentu," ujar Bonar di sela acara briefing acara All New Mazda2 E-Halt Challenge 2015 di Jakarta, Rabu (15/4/2015).

Bonar melanjutkan, jika berkendara di bawah kecepatan 60-80 km/jam selain menimbulkan beban atau tekanan lebih pada mesin juga membahayakan diri sendiri dan orang lain. Apalagi di jalanan yang semua mobil berjalan lebih cepat dari mobil yang dikendarai diri sendiri.

"Jadi kecepatan ekonomis di jalan rata kurang lebih 60 km/jam di gigi paling tinggi dan diharuskan berada di RPM 1.500 atau di bawah 2.000 RPM," katanya.

Kirim Kendaraan