*** Follow Instagram Farhiyatrans untuk update foto terkini *** Pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat, booking paling lambat 2 hari sebelum keberangkatan *** Pengiriman sepeda motor, booking paling lambat sehari sebelum keberangkatan *** Menerima pengiriman kendaraan baru (belum ada NoPol/plat/STNK) *** Menerima pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat dari Balikpapan ke Surabaya, Makassar ke Surabaya, Banjarmasin ke Surabaya, Maumere ke Surabaya *** Kirim lebih dari satu kendaraan, ada potongan harga *** Kirim barang lebih dari satu ton, ada potongan harga *** Kirim barang dengan FCL harga nego ***

Rabu, 20 Mei 2015

Rem Pakem yang Mengunci Roda Justru Berisiko Tinggi

Masih banyak orang yang menganggap bahwa rem yang mengunci adalah rem pakem dan bisa memberhentikan kendaraan dengan sempurna. Padahal tidak, justru hal itu berbahaya bagi pengendaranya.

"Kalau rem mengunci pakem memang. Tapi roda kehilangan grip," jelas GM Technical Service PT Toyota Astra Motor (TAM) Dadi Hendriadi di acara Journalist Workshop di kantor pusat PT TAM, Sunter, Jakarta, Rabu (20/5/2015).

Makanya, pabrikan otomotif mulai menanamkan fitur Anti-lock Brake System (ABS) di produk-produknya. Dadi menjelaskan, dengan fitur ABS, roda tidak akan mengunci saat direm mendadak.

"Fungsi ABS saat direm roda tidak bakal terkunci saat diinjak mendadak," kata Dadi.

"Pertanyaannya adalah ABS menjamin jarak pengereman lebih pendek? Tidak. Tapi ABS lebih mementingkan untuk menghindari tabrakan," lanjutnya.

Dadi menambahkan, dengan fitur ABS, ban mobil tidak akan terkunci jadi pengemudi masih dapat mengontrol mobil jika harus mengerem mendadak. Hal itu dilakukan untuk menghindari tabrakan dengan obyek di depannya.

"Kalau tanpa ABS saat direm mendadak dia bisa lurus terus walaupun setir sudah dibelokkan untuk menghindari tabrakan. Jadi enggak bisa menghindari tabrakan," ujar Dadi.

Kirim Kendaraan