*** Follow Instagram Farhiyatrans untuk update foto terkini *** Pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat, booking paling lambat 2 hari sebelum keberangkatan *** Pengiriman sepeda motor, booking paling lambat sehari sebelum keberangkatan *** Menerima pengiriman kendaraan baru (belum ada NoPol/plat/STNK) *** Menerima pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat dari Balikpapan ke Surabaya, Makassar ke Surabaya, Banjarmasin ke Surabaya, Maumere ke Surabaya *** Kirim lebih dari satu kendaraan, ada potongan harga *** Kirim barang lebih dari satu ton, ada potongan harga *** Kirim barang dengan FCL harga nego ***

Kamis, 11 Juni 2015

Menengok Pabrik Semen Rp 7,8 Triliun di Atas Laut Banten Selatan

Menengok Pabrik Semen Rp 7,8 Triliun di Atas Laut Banten Selatan

Pabrik yang dibangun di kawasan industri merupakan hal biasa, atau di pinggiran kota. Tapi pabrik semen di ujung Banten ini dibangun di daerah terpencil, di atas pantai kawasan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten.

Adalah pabrik semen Merah Putih milik PT Cemindo Gemilang, perusahaan patungan antara Gama Group dengan perusahaan Singapura WH Investment. Pabrik ini dibangun di ketinggian 100 meter persis di atas pantai Selatan, Jawa Barat. 

Pabrik ini dibangun di atas lahan seluas 50 hektar, dengan konsep terasering 5 tingkat, untuk menghindari risiko tsunami. 

"Ketinggiannya 100 meter di atas permukaan laut," kata Deputi Project Director, Anang Adji Sunoto di lokasi, Selasa (9/6/2015). 

Kompleks pabrik ini punya luas mencapai 3.000 hektar, termasuk tambang, area pelabuhan, dan area infrastrtruktur pendukung lainnya. Pabrik ini terletak di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, tak jauh dari objek wisata Pantai Sawarna dan Pulau Manuk di Banten. Pemandangan pantai indah disuguhkan dari area pabrik karena terletak tepat di atas pantai. 

Jaraknya dari Jakarta cukup jauh, karena kendaraan darat harus melewati akses jalan yang rusak parah juga terjal dan kurang penerangan, khususnya jika menyusuri jalan lewat Labuang-Malingping-Bayah. Ada alternatif jalan lain yaitu lewat Sukabumi, namun itu juga tak bisa dicapai dengan akses yang mudah, karena banyak turunan dan tanjakan yang curam. Perjalanan dari Kota Serang saja bisa ditempuh lebih dari 6 jam.

Kembali ke pabrik, begitu masuk ke area‎ pabrik senilai US$ 600 juta atau sekitar Rp 7,8 triliun ini, alat-alat mesin masih terlihat baru, begitu pun dengan bangunannya. Maklum karena pabrik ini baru saja selesai, dan baru akan beroperasi pada Agustus 2015 mendatang. Pabrik ini dilengkapi bangunan-bangunan besar seperti cement silo, krinkel silo, atau tempat memproses semen dari bahan baku menjadi bahan setengah jadi atau jadi di dalam sebuah beton berukuran besar.

Meski belum berproduksi, namun para pekerja yang totalnya mencapai 2.000 orang sudah aktif bekerja sebagian,. Karena mesin sedang dalam tahap uji coba atau comissioning. Menuju ke puncak tertinggi kompleks pabrik, terdapat tambang batu kapur yang menjadi sumber bahan baku pembuat semen. 

Direktur Sumber Daya Manusia Cemindo Gemilang, Wahyu ‎Susetyo mengatakan, meski bukan satu-satunya pabrik semen yang dekat dengan pantai, Pabrik Semen Merah Putih di Bayah, Banten ini diklaim yang terindah karena berada di tepat di atas pantai.

"Paling dekat Cemindo ke laut, paling indah," tuturnya.

Pabrik ini juga dilengkapi 3 dermaga kapal. Dermaga pertama bisa disandarkan kapal sebesar 10.000 dead weight ton, dermaga kedua bisa disandarkan kapal sebesar 10.000 dead weight ton sedangkan yang ketiga bisa disandarkan kapal sebesar 30.000 dead weight ton. 

Selain itu, di pabrik ini tengah dibangun pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) berkapasitas 60 MW senilai US$ 150 juta yang bakal selesai Juli 2016.

Kirim Kendaraan