*** Follow Instagram Farhiyatrans untuk update foto terkini *** Pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat, booking paling lambat 2 hari sebelum keberangkatan *** Pengiriman sepeda motor, booking paling lambat sehari sebelum keberangkatan *** Menerima pengiriman kendaraan baru (belum ada NoPol/plat/STNK) *** Menerima pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat dari Balikpapan ke Surabaya, Makassar ke Surabaya, Banjarmasin ke Surabaya, Maumere ke Surabaya *** Kirim lebih dari satu kendaraan, ada potongan harga *** Kirim barang lebih dari satu ton, ada potongan harga *** Kirim barang dengan FCL harga nego ***

Minggu, 07 Juni 2015

Pelabuhan dari Zaman Batavia Ini akan Dibikin Lebih Modern

Pelabuhan dari Zaman Batavia Ini akan Dibikin Lebih Modern

Pelabuhan-pelabuhan di dunia seperti di Eropa termasuk Hamburg di Jerman umumnya menjadi cikal bakal lahirnya sebuah kota. Di Indonesia sendiri ada sbuah pelabuhan angkutan antar pulau yang usianya sudah ratusan tahun atau lebih tua dari Kota Jakarta, yaitu Pelabuhan Sunda Kelapa di Jakarta Utara.

Pada 21 Mei 2015 lalu, Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim sempat diajak keliling Pelabuhan Sunda Kelapa dan Pelabuhan Tanjung Priok oleh Dirut Pelindo II RJ Lino. Usai berkeliling kedua pelabuhan yang dikelola Pelindo II tersebut, Kim sempat nge-tweet soal jomplangnya kondisi infrastruktur di kedua pelabuhan yang lokasinya di Teluk Jakarta tersebut.

Direktur Utama PT Pelindo II RJ Lino mengatakan pihaknya memang sudah punya rencana terhadap masa depan Pelabuhan Sunda Kelapa. Saat ini, Pelabuhan Sunda Kelapa memang lebih banyak dimanfaatkan untuk perdagangan antar pulau, yang melayani pendaratan atau pengangkutan berbasis kapal tradisional dari kayu dan sebagian ada kapal besi.

"Jadi butuh Rp 500 miliar untuk merapikan seperti Priok, perlu 2,5 tahun selesai," kata kata Lino di Hotel Radisson Blu, Hamburg, Jumat (5/6/2015).

Lino mengatakan upaya revitalisasi pelabuhan tua ini, antara lain melakukan modernisasi crane-crane yang lebih modern dari saat ini.

"Akan dimodernisasi akan kita pasang crane. Kita bereskan Sunda Kelapa," katanya

Khusus untuk terminal untuk kapal-kapal tradisional atau kapal kayu akan tetap dipertahankan karena umumnya kapal-kapal rakyat. Pelindo II berencana menggratiskan biaya dermaga untuk kapal-kapal kayu yang selama ini banyak bongkar muat di Sunda Kelapa.

"Tahun depan kita akan umumkan, kapal kayu kita gratiskan," katanya.

Namun Lino mengingatkan, fasilitas gratis dari biaya sandar di dermaga bukan berarti para pemilik kapal kayu bebas memarkir kapalnya di Sunda Kelapa. Nantinya akan ada ketentuan batas lama bersandar di pelabuhan.

"Ada bagian kapal rakyat, akan kita gratiskan, tapi harus tahu kapan kapal keluar.Jadi jangan sampai jadi tempat parkir karena digratiskan," katanya.

Kirim Kendaraan