*** Follow Instagram Farhiyatrans untuk update foto terkini *** Pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat, booking paling lambat 2 hari sebelum keberangkatan *** Pengiriman sepeda motor, booking paling lambat sehari sebelum keberangkatan *** Menerima pengiriman kendaraan baru (belum ada NoPol/plat/STNK) *** Menerima pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat dari Balikpapan ke Surabaya, Makassar ke Surabaya, Banjarmasin ke Surabaya, Maumere ke Surabaya *** Kirim lebih dari satu kendaraan, ada potongan harga *** Kirim barang lebih dari satu ton, ada potongan harga *** Kirim barang dengan FCL harga nego ***

Selasa, 16 Juni 2015

PLTU 2x100 MW dari BUMN Batu Bara Ini Jadi 'Kado' HUT ke-70 RI

Selasa, 16/06/2015 21:06 WIB

PLTU 2x100 MW dari BUMN Batu Bara Ini Jadi Kado HUT ke-70 RI

Jakarta -Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno meminta BUMN memberikan kado khusus untuk menyambut hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan ke-70 RI pada 17 Agustus 2015. Salah satunya dari PT Bukit Asam Tbk, yang akan memberikan kado proyek Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU).

BUMN bidang batu bara ini akan menyelesaikan beberapa proyek strategis yang telah selesai dibangun. Proyek pertama yang selesai pembangunannya ialah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Banjarsari 2X100 Megawatt (MW).

"Kita sudah punya power plant 2X8 MW dan 3X10 MW. Kita rencana resmikan proyek 2X100 MW di Banjarsari, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Bulan ini konstruksi sudah selesai. Transmisi selesai, tes selesai. Pernyataan komersial sudah selesai. Ini cuma nunggu peresmian," kata Direktur Bukit Asam Milawarman di sela acara ramah tamah di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (16/6/2015).

Pembangkit baru ini berlokasi di sekitar mulut tambang. Milawarman mengaku pihaknya akan menjual listrik ke PT PLN, sedangkan 2 pembangkit sebelumnya dimanfaatkan untuk mendukung operasional tambang dan pelabuhan milik perseroan. Banyak manfaat dari pengembangan pembangkit listrik secara mandiri, selain menjual batu bara.

"Biaya lebih murah daripada beli dari PLN. Kedua kelebihan bisa dijual. Batu bara yang dipakai kalori rendah atau batu bara sortiran," sebutnya.

Selain memberi kado pembangkit listrik, ia mengaku pihaknya mempersembahkan pelabuhan 'raksasa' yang mampu melayani kapal dengan bobot 210.000 DWT di Bandar Lampung. 

"Kemarin kita baru resmikan pelabuhan terbesar, pelabuhan bisa melayani kapal dengan bobor 210.000-240.000 DWT. Selama ini hanya 60.000 DWT. Sekarang bisa naik 3 kali lipat sehingga mampu menurunkanfreight cost," sebutnya.

Sumber: detik.com

Kirim Kendaraan