*** Follow Instagram Farhiyatrans untuk update foto terkini *** Pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat, booking paling lambat 2 hari sebelum keberangkatan *** Pengiriman sepeda motor, booking paling lambat sehari sebelum keberangkatan *** Menerima pengiriman kendaraan baru (belum ada NoPol/plat/STNK) *** Menerima pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat dari Balikpapan ke Surabaya, Makassar ke Surabaya, Banjarmasin ke Surabaya, Maumere ke Surabaya *** Kirim lebih dari satu kendaraan, ada potongan harga *** Kirim barang lebih dari satu ton, ada potongan harga *** Kirim barang dengan FCL harga nego ***

Sabtu, 13 Juni 2015

Suramadu Gratis, Kemacetan Toron Tak akan Terjadi

Sabtu, 13/06/2015 18:18 WIB

Suramadu Gratis, Kemacetan Toron Tak akan Terjadi

Surabaya - Di Madura, ada tradisi toron yakni warga Madura di perantauan pulang kampung saat hari besar keagamaan. Sebelum ada Jembatan Suramadu, kapal feri di Dermaga Ujung menjadi pilihan utama warga Madura perantauan untuk toron.

Tetapi setelah Jembatan Suramadu berdiri, warga berbondong-bondong menggunakannya untuk Toron. Yang terjadi tentu saja adalah kemacetan, khususnya untuk loket roda dua.

Namun kemacetan akibat toron yang terjadi pada lebaran nanti sepertinya tidak akan terjadi. Kebijakan menggratiskan Suramadu akan membuat arus lalin khususnya roda 2 akan menjadi lancar.

"Kalau sudah lebaran, macetnya untuk jalur motor bisa sangat panjang. Untuk lebaran besok mungkin nggak akan terjadi karena Suramadu sudah gratis," kata Kepala Gerbang Tol Suramadu Suharyono kepada detikcom, Sabtu (13/6/2015).

Meski lebih santai, tetapi Suharyono tetap akan mengerahkan petugas untuk mengatur kelancaran arus lalin di jalur motor. Pengguna motor biasanya kurang tertib sehingga mereka saling serobot yang membuat jalan masuk ke Jembatan Suramadu menjadi sesak.

Dengan gratisnya tarif Suramadu, berarti dua loket di jalur motor pun kosong. Otomatis petugas yang biasa berjaga pun tak mempunyai tugas lagi.

"Kami belum tahu akan dikemanakan petugas loket motor. Bisa saja akan kami pindahkan ke tempat tugas lain. Tetapi keputusannya nanti setelah kami rapat,"lanjut Suharyono.

Suharyono juga belum mengetahui apakah loket tersebut akan dibongkar atau tidak seiring kebijakan menggratiskan tarif Suramadu untuk motor.

"Nanti tergantung pertemuan dengan atasan kami," tandas Suharyono.

Sumber: detik.com

Kirim Kendaraan