*** Follow Instagram Farhiyatrans untuk update foto terkini *** Pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat, booking paling lambat 2 hari sebelum keberangkatan *** Pengiriman sepeda motor, booking paling lambat sehari sebelum keberangkatan *** Menerima pengiriman kendaraan baru (belum ada NoPol/plat/STNK) *** Menerima pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat dari Balikpapan ke Surabaya, Makassar ke Surabaya, Banjarmasin ke Surabaya, Maumere ke Surabaya *** Kirim lebih dari satu kendaraan, ada potongan harga *** Kirim barang lebih dari satu ton, ada potongan harga *** Kirim barang dengan FCL harga nego ***

Selasa, 14 Juli 2015

Begini Cara Aman Menjaga Jarak Saat Mudik

Begini Cara Aman Menjaga Jarak Saat Mudik

Menjaga jarak aman, hal itu adalah konsep terpenting saat berkendara menggunakan mobil, apalagi saat mudik dengan mobil yang berjubel di jalur mudik. Untuk itu, jaga jarak yang disarankan adalah tiga detik dari mobil di depan.

Training Director di The Real Driving Center (RDC), Marcell Kurniawan mengatakan, jaga jarak bukan diukur dari meter. Sebab, hal itu tergantung dengan kecepatan mobilnya.

"Jaga jarak bisa di kecepatan berapa pun. Misalnya kita di 50 km/jam, per detik kita traveling di 14 meter, kalau di 100 kita di 28 meter. Setiap kecepatan, kita bisa lakukan 3 seconds rule," sebut Marcell.

Cara menentukan peraturan tiga detik itu adalah berhitung dengan hitungan detik dengan berpatokan pada satu objek statis. Hitungan 0 adalah saat mobil di depan sudah melewati objek statis itu.

Setelah itu, hitung dengan satuan detik sampai mobil Anda melewati benda statis itu. Kalau hitungannya di bawah tiga detik, sebaiknya tambah jarak agar Anda bisa melakukan pengereman dengan baik.

"Kalau jaraknya pas lewatin objek itu 3 detik, berarti aman. Kalau di bawah 3 detik kurang aman," katanya.

Saat macet pun disarankan tetap menjaga jarak. Caranya adalah, Anda harus bisa melihat bumper belakang atau roda belakang mobil di depan Anda tanpa harus mengubah posisi duduk.

"Kita duduk sesuai fitting position dari tempat duduk kita. Kita tak perlu memajukan badan dan harus bisa melihat bumper belakang. Kalau tinggi badan orangnya 165 cm bumper belakang sudah cukup, tapi kalau lebih tinggi 170 cm harus bisa melihat ban belakang," ujarnya.

Memang, dengan jaga jarak saat macet itu kerap kali kendaraan lain menyerobot. Agar tidak diserobot, perhatikan dua mobil di depan Anda.

"Itu soal waktu ketika memasukkan gigi 1 atau D. Makanya stand by dengan melihat dua mobil di depan. Jadi kan bisa siap-siap maju," jelasnya.

Kirim Kendaraan