*** Follow Instagram Farhiyatrans untuk update foto terkini *** Pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat, booking paling lambat 2 hari sebelum keberangkatan *** Pengiriman sepeda motor, booking paling lambat sehari sebelum keberangkatan *** Menerima pengiriman kendaraan baru (belum ada NoPol/plat/STNK) *** Menerima pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat dari Balikpapan ke Surabaya, Makassar ke Surabaya, Banjarmasin ke Surabaya, Maumere ke Surabaya *** Kirim lebih dari satu kendaraan, ada potongan harga *** Kirim barang lebih dari satu ton, ada potongan harga *** Kirim barang dengan FCL harga nego ***

Kamis, 23 Juli 2015

Ingat, Atap Mobil Tidak Didesain untuk Menahan Berat Barang


Pemudik yang menggunakan mobil sering kali menaruh barang bawaannya di atap mobil tanpa roof rack. Padahal, hal itu bisa menimbulkan risiko pada mobil maupun pada barangnya.

GM of Technical Service PT Toyota Astra Motor (TAM), Dadi Hendriadi mengatakan, kalau mau menaruh barang di atap mobil, pemudik tentunya harus siap menanggung risiko. Sebab, atap mobil tidak didesain untuk menahan beban barang.

"Roof itu dirancang bukan buat ngangkut barang. Ada kemungkinan kalau barang ditaruh di atas ada penyok-penyok lah di roof," kata Dadi.

Kecuali, mobil sudah dilengkapi dengan roof rail maupun roof rack. Dengan peranti itu, bobot barang tidak lagi ditanggung atap mobil.

"Roof rail itu cenderung bisa mengangkut barang di atas. Sebetulnya di tempat roof rail-nya yang kuat, bukan di tengahnya. Jadi kalau pakai roof rail harus pakai rack yang ditumpangi di roof rail," ujar Dadi.

Sementara itu, mobil juga tidak disarankan untuk mengangkut beban terlalu berat. Sebagai contoh, mobil seperti Avanza yang sering digunakan pemudik dirancang hanya untuk 7 orang penumpang plus barang seberat 100 kg.

"Avanza itu kan dirancang untuk 7 orang plus barang 100 kg lah kira-kira. Satu orangnya diukur 70-75 kg. Sehingga kalau orangnya hanya lima ya barangnya bisa banyak," kata Dadi.

Sementara untuk program mudik, seperti halnya tahun lalu, Toyota sudah menyiapkan program servis menjelang Lebaran. Pengguna mobil bakal mendapatkan diskon biaya jasa servis.

Diskon itu antara lain berupa potongan harga jasa servis 15% untuk kendaraan dengan jarak tempuh kurang dari 100.000 Km, serta 25% untuk kendaraan dengan jarak tempuh sama/besar dari 100.000 Km. Namun, kedua diskon itu dapat diperoleh jika pelanggan melakukan booking terlebih dahulu.

Selain diskon biaya jasa servis, diskon lainnya adalah berupa potongan harga 10% untuk penggantian oli Toyota Motor Oil (TMO) Full Synthetic dan TMO Synthetic, 5% untuk Toyota Genuine Battery, serta 5% untuk Windshield Wiper Fluid (WWF).

Kirim Kendaraan