*** Follow Instagram Farhiyatrans untuk update foto terkini *** Pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat, booking paling lambat 2 hari sebelum keberangkatan *** Pengiriman sepeda motor, booking paling lambat sehari sebelum keberangkatan *** Menerima pengiriman kendaraan baru (belum ada NoPol/plat/STNK) *** Menerima pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat dari Balikpapan ke Surabaya, Makassar ke Surabaya, Banjarmasin ke Surabaya, Maumere ke Surabaya *** Kirim lebih dari satu kendaraan, ada potongan harga *** Kirim barang lebih dari satu ton, ada potongan harga *** Kirim barang dengan FCL harga nego ***

Rabu, 12 Agustus 2015

Ingin Beli Pikap Double Cabin Bekas Tambang yang Oke? Ini Triknya Bro

Ingin Beli Pikap Double Cabin Bekas Tambang yang Oke? Ini Triknya Bro

Perusahaan rental yang menyewakan pikap double cabin ke perusahaan tambang rata-rata mengganti mobil saban tiga tahun sekali. Mobil bekas yang diklaim masih oke itu dan layak beli, namun calon pembeli juga harus tahu triknya. Apa saja? 

"Yang paling utama harus mengetahui dulu, pikap itu siapa yang menggunakannya. Artinya, siapa perusahaan tambang yang menggunakannya, karena itu ada kaitannya dengan kondisi bagus tidaknya mobil," papar Yuliansyah, 31 tahun, dari perusahaan rental PT Kenangan Makmur Lestari, kepada detikOto, di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (12/8/2015). 

Kriteria perusahaan itu, kata Yuliansyah, adalah perusahaan yang hanya memiliki sedikit sopir atau operator kendaraan. Dengan sedikitnya sopir, maka jam operasional kendaraan juga akan sedikit, yakni hanya jam kerja dari 08.00 - 17.00.

"Ini tentunya, sangat berkaitan dengan kondisi mobil. Karena semakin dioperasikan non stop, tahu sendiri seperti apa, kondisinya," ungkap Yuliansyah.

Kedua, harus dilihat apakah perusahaan tambang itu resmi atau yang masih kategori ilegal. Jika perusahaan resmi -terlebih mapan- maka akan memiliki jalanan yang bagus bahkan mulus. 

"Ini berbeda dengan perusahaan yang baru buka atau ilegal, umumnya jalanannya, di areal tambang masih ancur-ancuran. Itu juga berpengaruh ke kondisi mobil," jelasnya. 

Sedangkan yang ketiga, reputasi dan kepedulian rental terhadap mobil yang disewakan. Faktor ini perlu diperhatikan, karena tak sedikit perusahaan rental yang melepas begitu saja mobilnya yang disewakan ke perusahaan tambang tanpa mengawasinya, terutama dalam hal perawatan.

"Tidak sedikit yang hanya memperhatikan perawatan rutin standar. Padahal, kan tidak hanya sperti itu. Selain engine, kaki-kakai dan perlengkapan fitur lain juga harus selalu diperiksa. Itu kalau rental yang bagus," terang Yuliansyah.

Namun, pria yang telah tujuh tahun menekuni bidang rental mobil itu memastikan, sejak 2012 lalu, perawatan yang dilakukan perusahaan rental terhadap mobilnya cukup bagus. 

"Sehingga, bisa dikatakan kondisinya 70 persen masih bagus. Dan rata-rata mobil yang dilelang itu berumur tiga tahun, maksimal empat tahun," kata dia. 

Untuk mengetes bagus tidaknya mobil juga cukup mudah. Cara paling sederhana, dengan mengaktifkan mesin kemudian menjalankan mobil, dan di saat jalan sebaiknya shift transmisi dialihkan dari mode 2L ke 4L atau dari single ke double garda. 

"Jika perpindahan halus dan cepat, dan laju mobil responsif berarti kinerja mobil masih oke," ucapnya.

Selain itu, coba melepas setir saat mobil melaju, jika laju masih lurus, berarti semua bagian dari mobil masih bagus. 

"Tapi sekarang, perusahaan besar atau resmi selalu melakukan pengecekan mobil operasionalnya, karena jika tidak terjadi celaka, maka akan terkena penalti atau sanksi," imbuh Yuliansyah. 

Bagaimana soal harga? Pria kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan, itu menyebut variatif. Namun yang pasti, bisa 30 - 50 persen lebih murah dari harga beli awal.

Kirim Kendaraan