*** Follow Instagram Farhiyatrans untuk update foto terkini *** Pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat, booking paling lambat 2 hari sebelum keberangkatan *** Pengiriman sepeda motor, booking paling lambat sehari sebelum keberangkatan *** Menerima pengiriman kendaraan baru (belum ada NoPol/plat/STNK) *** Menerima pengiriman mobil, truk, bus, trailer, tronton, kendaraan besar lainnya dan alat berat dari Balikpapan ke Surabaya, Makassar ke Surabaya, Banjarmasin ke Surabaya, Maumere ke Surabaya *** Kirim lebih dari satu kendaraan, ada potongan harga *** Kirim barang lebih dari satu ton, ada potongan harga *** Kirim barang dengan FCL harga nego ***

Senin, 18 Mei 2015

Jokowi Akan Resmikan Pengoperasian Pelabuhan Tercangih di RI

Imam Wahyudiyanta - Senin, 18/05/2015 18:46 WIB

Jokowi Akan Resmikan Pengoperasian Pelabuhan Tercangih di RI

Jakarta -Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan meresmikan Terminal Teluk Lamong, perluasan dari Pelabuhan Tanjung Perak. Jokowi rencanyanya akan meresmikan green port pertama yang dimiliki Indonesia itu pada Jumat (22/5/2015).

Peresmian pelabuhan berteknologi semi otomatis yang ramah lingkungan dan tercanggih di Indonesiatersebut akan digelar di tengah suasana peringatan Hari Kebangkitan Nasional. Selain Terminal Teluk Lamong, pada kesempatan yang sama Presiden juga akan meresmikan selesainya proyek revitalisasi (pendalaman dan pelebaran) Alur Pelayaran Barat Surabaya (APBS).

Kedua proyek tersebut dikerjakan oleh BUMN kepelabuhanan, PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) atau Pelindo III tanpa menggunakan dana APBN.

"Dalam nuansa peringatan Hari Kebangkitan Nasional, Presiden Jokowi akan hadir di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk meresmikan Terminal Teluk Lamong," kata Sekretaris Perusahaan Pelindo III Yon Irawan dalam keterangan tertulisnya, Senin (18/5/2015).

Yon mengungkapkan, bahwa peresmian itu diharapkan menjadi momentum kebangkitan maritim Indonesia. Wacana pengurangan emisi gas karbon yang jadi perbincangan hangat dunia internasional dijawab Pelindo III dengan adanya Terminal Teluk Lamong tersebut. Sesuai konsep ramah lingkungan, peralatan modern di Terminal Teluk Lamong akan dioperasikan dengan bahan bakar gas.

"Hal ini sejalan dengan program Pemerintah yang mendorong penggunaan bahan bakar gas," tambah Yon.

Terminal Teluk Lamong tahap I mempunyai luas sekitar 40 hektar dengan luas lapangan penumpukan petikemas sekitar 15 hektar. Pembangunan terminal yang merupakan perluasan Pelabuhan Tanjung Perak tersebut akan terus dikembangkan hingga luas lapangan penumpukan petikemas mencapai 88 hektar dan lapangan penumpukan curah kering seluas 26 hektar.

"Kesiapan kapasitas tersebut untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan di Pelabuhan Tanjung Perak," ungkap Yon.

Fasilitas dermaga di Terminal Teluk Lamong memiliki minus 14 meter Low Water Spring (LWS) sehingga dapat disandari kapal-kapal berukuran lebih besar dari yang sebelumnya. Kedalaman dermaga tersebut terintegrasi dengan revitalisasi APBS yang telah diperdalam menjadi minus 13 meter LWS.

"Peresmian Terminal Teluk Lamong dan revitalisasi Alur Pelayaran Barat Surabaya oleh Presiden Jokowi diharapkan dapat mendorong kesiapan Greater Surabaya Metropolitan Port untuk mendukung peningkatan sistem logistik nasional," pungkas Yon.

Sumber: detik.com

Kirim Kendaraan